Kamis, 30 Juli 2009

Portal Permanen Masih Marak di Kedoyautara

Upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk menertibkan portal permanen di Jakarta tampaknya terbentur kurang sigapnya aparatur kelurahan dalam melakukan inventarisir. Terbukti, saat ini di Kelurahan Durikepa, Kebonjeruk, Jakarta Barat masih terlihat puluhan portal permanen yang belum dibongkar. Kondisi ini jelas dikeluhkan pengguna jalan karena menghambat akses mereka.

Tidak hanya menghambat akses warga, tak sedikit keberadaan portal tersebut nyaris membuat pengendara celaka. Seperti yang dialami Charli Pakpahan (27) warga Durikepa. Dia nyaris terpelanting dari sepeda motornya jika tak segera menginjak rem. "Bagaimana sih, katanya portal seperti ini harus dibongkar. Sampai sekarang masih saja ada," gerutunya ketika melintas di Jl Perumahan Taman Ratu RT 06/011 Kelurahan Durikepa, Kamis (30/7).

Secara bersamaan, seorang pengendara sepeda motor lainnya juga mengalami hal serupa. Dia bergegas menginjak rem saat akan berbelok, karena portal yang melintangi jalan ternyata permanen. "Hampir saja, untung remnya masih pakem," ujarnya yang masih tampak terkejut.

Pantauan beritajakarta.com, portal permanen masih mudah ditemui di perumahan Greenvile dan Taman Ratu. Di kedua perumahan ini, tampak puluhan portal permanen menutup sejumlah pintu masuk. Bahkan setiap blok perumahan nyaris terdapat portal permanen. Banyaknya portal tersebut sayangnya tidak langsung ditindaklanjuti dengan upaya pembongkaran. Kelurahan Durikepa masih menjadwalkan penertiban portal pada pekan depan.

Mengenai maraknya portal permanen di dua perumahan tersebut dibantah Lurah Durikepa Syamsul Huda. Menurutnya, portal di dua perumahan tersebut tidak permanen tapi bisa dibuka tutup dan ada petugas yang menjaganya. "Kita sudah lakukan inventarisir portal yang harus ditertibkan, jumlahnya tidak banyak," kata Syamsul Huda kepada beritajakarta.com, Kamis (30/7). Dari hasil inventarisir Kelurahan Durikepa, terdapat lima portal permanen dan dua pagar BRC di Perumahan Greenvile dan Taman Ratu.

Untuk lima portal dan pagar BRC tersebut, Kelurahan Durikepa sudah menjadwalkan pembongkaran. "Mulai pekan depan kita akan lakukan penertiban terhadap portal yang telah diinventarisir," janjinya. Sejauh ini, Kelurahan Durikepa baru membongkar 27 polisi tidur.

Perhatian berbeda justru terlihat di kawasan Kelurahan Kedoyautara. Aparat kelurahan dibantu warga terus melakukan pembongkaran portal permanen tiap Sabtu. "Tiap hari Sabtu kita agendakan pembongkaran portal. Pengurus RT dan RW dibantu warga turun langsung," ujar Abdullah, Lurah Kedoyautara.

Seperti pembongkaran portal di RW 03 tepatnya di samping Toko Duta Buah, dibongkar kelurahan dibantu warga Sabtu (25/7) lalu. Upaya tersebut menambah panjang daftar portal yang telah dibongkar menjadi lima unit. Sementara, untuk pagar BRC sudah dibongkar di empat lokasi dan delapan polisi tidur.

Seperti diketahui, jumlah portal, pagar, dan polisi tidur di wilayah Jakarta Barat mencapai 3.805 unit. Rinciannya, 1.070 portal, 129 pagar, dan 2.606 polisi tidur. Berdasarkan data dari Bagian Prasarana dan Sarana Kota Jakarta Barat, hingga saat ini baru 49 portal, 27 pagar, dan 325 polisi tidur yang telah ditertibkan di delapan kecamatan.

harga jual blackberry iphone laptop murah


harga jual blackberry iphone laptop murah


harga jual blackberry iphone laptop murah


harga jual blackberry iphone laptop murah


harga jual blackberry iphone laptop murah


Web Directory Indonesia

3 komentar:

  1. berita.disuka.com

    Harga Jual Blackberry iPhone Laptop Murah

    http://berita.disuka.com/blog/info/harga-jual-blackberry-iphone-laptop-murah/

    http://disuka.com

    BalasHapus